Renungan Jumat Pertama

Dekatkan Hatiku pada HatiNya

Gereja menggunakan hari Jumat Pertama dalam bulan sebagai kesempatan khusus untuk berdoa pada Hati Kudus Yesus. Hati Tuhan yang penuh kerahiman mampu menyentuh setiap hati dan jiwa manusia dengan cara yang tidak pernah kita duga. Hati Tuhan yang penuh kasih jauh lebih kaya dan lebih kuat dari semua kerapuhan dan dosa manusia. HatiNya selalu terbuka bagi siapapun yang mau mendekat padaNya.

Hati merupakan inti pribadi manusia. Hati Yesus tergerak oleh janda yang berduka karena anknya mati. Hati Yesus tergerak oleh wanita yang sudah 12 tahun menderita secara diam-diam. HatiNya tersentuh oleh teriakan Barthimeus si buta yang mengemis di tepi jalan. HatiNya tergerak oleh si lumpuh, si tuli, bisu … yang merindukan kesembuhan.
Yesus mengundang manusia untuk mendekatkan hatinya pada HatiNya. Seperti Yesus, hati kita menjadi inti kepribadian kita. Hati lah yang membuat kita tersenyum dan bernyanyi, meski hanya di WC. Hati inilah yang membuat kita meneteskan air mata karena sedih. Hati menggerakkan tangan untuk membuka dompet lalu mengambil uang Rp 5.000 diberikan pada pengemis. Hati pulalah yang mendorong kita maju mendekati orang yang sudah satu bulan tidak berbicara, lalu berjabat tangan sambil berkata “maaf, saya yang salah …”. Dan seterusnya …

Tetapi hati yang demikian tidak serta merta tumbuh hanya karena kita bertambah usia dan jadi tua. Hati tidak berkembang hanya karena kita tambah pendidikan, punya jabatan, banyak pengalaman atau banyak teman. Hati ini juga tidak begitu saja tumbuh karena kita banyak berdoa … Hati hanya tumbuh karena kita latih setiap saat, sedikit-demi sedikit dan tidak pernah selesai.
Setiap langkah melatihkan semangat Injil, sekecil apapun, kita bergerak mendekati hati Yesus yang selalu menanti kita.
Selamat JumPer.

Please follow and like us: