Bersatu kita teguh: MISI SOSIAL GEREJA

23. Apa tugas-tugas Ajaran Sosial ?

Ajaran Sosial Gereja memiliki dua tugas:

  1. Menunjukkan kewajiban-kewajiban untuk bertindak secara sosial dan adil, sebagaimana tampak dalam Injil.
  2. Atas nama keadilan mengajukan tuntutan ketika struktur-struktur sosial, ekonomi dan politik bertentangan dengan pesan Injil. Iman Kristiani mempunyai pemahaman yang tegas terkait martabat manusia, dari situlah diperoleh prinsip-prinsip, norma-norma dan nilai-nilai moral yang memungkinkam suatu tatanan sosial yang bebas dan adil. Kendati sedemikian jelas, prinsip-prinsip Ajaran Sosial tersebut harus terus menerus diterapkan pada persoalan-persoalan sosial yang aktual. Dalam penerapan Ajaran Sosialnya, Gereja menjadi pembela bagi semua orang yang suaranya tidak terdengar karena aneka sebab, dan bagi mereka yang tidak jarang menjadi korban dari struktur-struktur yang tidak adil.

———–

Catatan::

Wewenang mengajar itu tidak berada di atas Sabda Allah, melainkan melayaninya, yakni dengan hanya mengajarkan apa yang diturunkan saja, sejauh sabda itu, karena perintah ilahi dan dengan bantuan Roh Kudus, didengarkannya dengan khidmat, dipeliharany dengan suci dan diterangkannya dengan setia; dan semua itu diambilnya dari satu perbendaharaan imam itu, yang diajukannya untuk diimani sebagai hal-hal yang diwayukan Allah. KONSILI VATIKAN II.  Dei Verbum 10.

————

Pesan Paus

Semua umat Kristiani, termasuk para imam dipanggil membangun sebuah dunia yg lebih baik… Ajaran Sosial Gereja pertama-tama mengupayakan segala sesuatu yg positif dan proaktif menawarkan terjadinya perubahan tindakan. Dalam pemahaman ini, Gereja harus terus menerus tanpa henti menjadi tanda harapan yg muncul dari hati yang dipenuhi dengan kasih Yesus Kristus.

Paus Fransiskus, Evangelii Gaudium 183.

————

_Sumber DOCAT, Penerbit PT. Kanisius hlm.34-35.

Please follow and like us: