Bersatu Kita Teguh: MISI SOSIAL GEREJA (30)

30. Apakah Injil itu bisa disamakan dengan bantuan untuk pembangunan?

Bantuan pembangunan dan pewartaan injil harus berjalan seiring. Selain liturgi dan pewartaan Injil, karya nyata cinta kasih untuk menolong sesama, juga menjadi salah satu dari tiga kegiatan pokok Gereja.

“Allah sendiri adalah keselamatan manusia. Dan kita dapat melihat dalam sejarah satu abad terakhir ini, bahwa negara-negara yang meniadakan Tuhan tidak hanya mengalami kehancuran ekonomi, tetapi juga – dan bahkan terutama – kehancuran jiwa”.(PAUS BENEDIKTUS XVI,5 Februari 2006)

Jika Gereja hanya melakukan pewartaan, tetapi mengabaikan kesengsaraan manusia, Gereja mengkhianati Yesus yang memperhatikan dan menyembuhkan manusia, baik jiwa maupun raganya, dalam keunikan pribadi dirinya dan kebutuhan-kebutuhan sosialnya. Sebaliknya, jika Gereja hanya menekankan perkembangan sosial manusia, ia mengkhianati tujuan penciptaan manusia sebagai pribadi yang dipanggil kepada kebersamaan sejati bersama Allah, sekaligus Gereja melanggar kodrat sosial manusia sebagai anggota-anggota tubuh Kristus. Jika seseorang memisahkan pesan-pesan sosial Injil dari pesan iman, berarti ia tidak memandang Injil secara utuh.

“Bagaimana mungkin orang bisa mewartakan perintah baru, tanpa mendukung kemajuan manusia yang autentik sejati dalam keadilan dan perdamaian?”. PAUS PAULUS VI, (1897-1978), Evangelii Nuntiandi 31

Sumber: DOCAT – Penerbit PT. Kanisius hlm. 41

Please follow and like us: