Bersatu Kita Teguh: MISI SOSIAL GEREJA (31)

BERSATU KITA TEGUH: MISI SOSIAL GEREJA🌿

“Kegembiraan dan harapan, duka dan kecemasan orang-orang zaman sekarang, terutama kaum miskin dan siapa saja yang menderita, merupakan kegembiraan dan harapan, duka dan kecemasan para murid Kristus juga.” (Konsili Vatikan II, Gaudium et Spes.1).


31. Sejauh mana Gereja boleh turut serta dalam persoalan-persoalan sosial?

Bukan tanggung jawab Gereja untuk menggantikan negara dan politik. Maka, Gereja tidak menawarkan solusi teknis untuk masing-masing persoalan sosial. Gereja tidak berpolitik, melainkan menginspirasi politik dengan Injil. Di dalam ensiklik-ensiklik sosial, para Paus telah mengembangkan prinsip-prinsip dasar untuk tema-tema sosial tertentu seperti upah, hak milik, dan serikat kerja, yang mestinya bisa membantu perkembangan suatu masyarakat yang adil. Para awam Kristen yang terlibat dalam politik konkret harus turun tangan dalam bidang itu. Banyak orang Kristen turut terlibat dengan tindakan dan pemikiran kristiani mereka dalam berbagai perkumpulan, kelompok, dan asosiasi yang mengkampanyekan tema-tema sosial tertentu, sepertì bantuan bagi pengungsi atau perlindungan tenaga kerja, dll.

Pesan

Adalah mendesak, bersama-sama membicarakan persoalan migrasi. Orang tidak boleh begitu saja membiarkan Laut Tengah menjadi kuburan massal! Di atas rakit yang setiap hari mendarat di pantai-pantai Eropa terdapat laki-laki dan perempuan yang butuh pertolongan dan penerimaan. Paus FRANSISKUS, pidato tgl. 25 November 2014 di hadapan parlemen Eropa.

————

Sumber: DOCAT,  Penerbit PT. Kanisius, hlm. 42-43.

Please follow and like us: