Kontemplasi

Kontemplasi itu mental prayer dengan menggunakan semua daya manusiawi: akal budi, perasaan, kehendak, ingatan, afeksi, imaginasi, panca indra … Biasanya kontemplasi dipakai untuk mendoakan teks Kitab Suci yang bentuknya ceritera atau kisah, seperti Yesus memperbanyak roti. Berbeda dengan meditasi, doa kontemplasi mengandaikan kita terlibat penuh dalam doa yang berbentuk ceritera itu. Jangan menjadi sutradara atau dalang atau bahkan penonton.

examen

 

Langkah Kontemplasi:

  1. Persiapan

Tempat doa dan disposisi batin yang pantas untuk berdoa.

Heningkan diri lewat penyadaran diri …

Mohon rahmat untuk konsentrasi dan hanya mengarahkan hati padaNya.

  1. Kitab Suci:

Bacalah Kitab Suci sampai anda mendapatkan gambaran detailnya.

Pastikan and bisa membayangkan: tempat, orang-orang yang terlibat, waktu,

Compositio Loci – dalam imaginasi spiritual yang penuh kesadaran, cobalah untuk menggambarkan secara rinci: orang-orangnya (wajah, pakaian, suara, bau, tua, laki …). Lalu perjelas juga: tempat, waktu, suara, rasa, bau …. Pastikan bahwa identitasmu jelas sebagai dirimu sendiri, jangan mengganti peran orang lain.

Id quod volo: mohon apa yng kuinginkan saat ini

  1. Pengenaan Panca Indra Rohani

Mata: lihat dan gambarkan dengan jelas – tempat, orang-orang, pakaian, anak/orang tua/sakit/miskin, peristiwanya … dan Yesus.

Telinga: suara orang, alam, tangisan, ajaran Yesus, perbincangan para murid …

Penciuman: bau yang ada baik manusia, tempat, alam umumnya …

Sentuhan/Rasa: udara, angin pantai, peganglah, sentuhlah …

Lidah: Rasakah asinnya, manis, pahit … (misalnya soal makanan).

Dalam semua proses doa, pastikan anda terlibat aktif. Jangan menjadi penonton, dalang atau pengamat.

  1. Wawancara rohani dengan Tuhan, Maria
  • Doa penutup.